Jasa fogging Virus

Menekan Angka Penularan COVID-19 melalui Penyemprotan Desinfektan

Berbagai upaya kini dilakukan demi mencegah penyebaran COVID-19 semakin luas. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan kegiatan fogging virus. Berikut akan dibahas secara lengkap mengenai kegiatan Penyemprotan Desinfektan dan seberapa efektifkah upaya ini untuk memberantas virus?

Jasa Penyemprotan Desinfektan untuk Melawan Virus

Anda mungkin mengenal istilah fogging sebagai tindakan untuk membasmi nyamuk Aedes aegypti ketika wabah demam berdarah. Fogging kini kembali dilakukan di berbagai wilayah di Indonesia, namun untuk membasmi virus dan bakteri. Merebaknya wabah COVID-19 membuat banyak wilayah melakukan fogging.

Fogging merupakan tindakan pengasapan atau penyemprotan disinfektan. Cairan disinfektan diharapkan bisa membunuh virus maupun mikroorganisme lainnya. Meskipun tidak bisa menyembuhkan penderita yang sudah terinfeksi, namun fogging dipercaya bisa menurunkan risiko penularan virus.

Kita tak pernah tahu apakah barang-barang di sekitar kita sudah disentuh oleh orang yang terinfeksi atau belum. Mungkin saja virus tersebut sudah berdiam di lingkungan kita. Dinas kesehatan di berbagai daerah perlu memperhitungkan kondisi ini dan mengusahakan untuk dilakukan fogging desinfektan secara merata.

Ilustrasi

Tujuan Melakukan Fogging

  1. Membunuh Virus dan Mikroorganisme Lain

Fogging dilakukan untuk membunuh virus yang ada di sekitar kita. Kita tak pernah tahu apakah ada virus di sekitar kita karena virus memang tidak terlihat. Fogging desinfektan dilakukan agar virus-virus jahat terutama virus Corona bisa musnah dan tidak membahayakan kesehatan kita.

Selain dilakukan untuk membunuh virus, fogging juga berfungsi membunuh mikroorganisme lain. Bukan hanya virus, di sekitar kita ada bakteri maupun parasit yang bisa membahayakan kesehatan. Jika ada bakteri masuk ke tubuh maka imun tubuh bisa jadi rendah dan rentan terserang COVID-19.

READ  Jual container usaha

Demi menjaga imunitas tubuh agar tetap kuat, maka jangan sampai ada bakteri yang masuk dan menginfeksi tubuh. Itulah mengapa fogging penting untuk dilakukan. Bukan hanya demi membunuh virus Corona tapi juga demi membunuh mikroorganisme lain yang berpotensi menginfeksi tubuh.

2. Memperkecil Risiko Terinfeksi

Upaya melakukan fogging mungkin tidak bisa menyembuhkan mereka yang sudah terinfeksi. Meskipun begitu fogging bisa membantu melindungi mereka yang belum terinfeksi. Tindakan fogging dapat menurunkan risiko manusia sehat terinfeksi virus dan jatuh sakit.

Fogging dilakukan untuk membunuh virus dan mikroorganisme lainnya. Hal ini tentu akan menurunkan risiko seseorang untuk terinfeksi virus. Inilah yang menjadi kunci pemutusan rantai penularan COVID-19. Semakin banyak orang yang sehat dan semakin sedikit orang yang terinfeksi, maka akan semakin cepat wabah ini berlalu.

3. Menciptakan Lingkungan yang Terbebas dari Virus

Kondisi lingkungan sangat berpengaruh bagi kesehatan kita. Lingkungan yang bersih dan sehat tentu juga akan membuat tubuh kita menjadi sehat. Banyak orang terinfeksi karena lingkungannya tidak bersih. Mereka terinfeksi karena berkontak dengan benda-benda di sekitarnya yang ternyata sudah disentuh oleh mereka yang terinfeksi.

Salah satu tujuan melakukan fogging adalah menciptakan lingkungan yang bersih dari virus. Percuma saja jika Anda mengisolasi diri di rumah tapi lingkungan rumah tidak bersih. Pastikan bukan hanya tubuh yang selalu bersih tapi juga lingkungan di sekitar Anda, salah satunya dengan melakukan fogging.

Lokasi Fogging Desinfektan

  1. Rumah

Rumah menjadi tempat berlindung dan harus dipastikan kebersihannya. Fogging perlu dilakukan di rumah-rumah untuk menjaga kesehatan penghuninya. Membersihkan rumah dengan cara biasa seperti menyapu dan mengepel mungkin belum cukup. Fogging desinfektan diperlukan untuk menyempurnakan kebersihan rumah Anda.

2. Kendaraan

Selain lingkungan rumah, Anda tentu juga sangat akrab dengan kendaraan. Jika Anda sering berkendara dengan mobil maka pastikan mobil Anda bersih dari berbagai macam virus dan bakteri. Fogging virus juga bisa dilakukan di mobil Anda untuk memastikan virus maupun organisme lainnya mati.

READ  Jenis-jenis Tabungan Pensiun Yang Harus Diketahui Anak Muda

Selain dilakukan di kendaraan pribadi, fogging juga sangat penting dilakukan pada kendaraan umum. Kendaraan umum dinaiki oleh banyak orang yang berbeda-beda. Mereka datang dari berbagai tempat dan telah berkontak dengan orang lain yang kita tidak tahu. Sebagai antisipasi maka penting untuk melakukan fogging.

3. Tempat Umum

Tentu saja semua tempat umum juga menjadi sasaran dalam melakukan tindakan fogging. Fasilitas umum digunakan oleh banyak orang sehingga bisa dipastikan banyak bakteri di sana. Demi menurunkan risiko penyebaran virus, maka fogging juga perlu dilakukan di fasilitas umum seperti halte, stasiun, dan lain sebagainya.

Langkah Aman Melakukan Penyemprotan Desinfektan

  1. Memakai Bahan Kimia yang Aman

Tidak semua jenis bahan kimia aman digunakan untuk fogging. Pastikan bahan desinfektan yang digunakan sudah aman dan merupakan anjuran dari WHO. Bahan desinfektan yang aman serta bisa digunakan adalah ozon dan klorin dioksida.

2. Memakai Dosis yang Tepat

Dosis bahan desinfektan yang disemprotkan harus ada di batas yang wajar dan aman. Tindakan fogging virus sebaiknya dilakukan dengan pengawasan tenaga ahli yang profesional untuk menentukan dosis yang aman. Selama bahan desinfektan yang dipakai berada dalam batas aman maka tidak akan menimbulkan masalah baru.

3. Dilakukan dengan Prosedur yang Benar

Proses fogging harus dilakukan secara benar. Itulah mengapa tidak semua orang bisa melakukan fogging. Fogging harus dilakukan oleh mereka yang ahli dan sudah paham seperti apa prosedur fogging yang tepat. Mereka yang ditugaskan untuk melakukan fogging biasanya sudah mendapatkan surat tugas secara resmi.

Tak lama setelah wabah COVID-19 menyebar di Indonesia, ada beberapa kasus pencurian berkedok petugas fogging. Pastikan bahwa fogging memang dilakukan oleh pihak dinkes atau orang yang ditugaskan secara resmi. Petugas fogging juga harus mengikuti prosedur yang aman seperti memakai pakaian khusus saat bertugas.

READ  Jual beli Kapal LCT

3. Jauhkan dari Anak-Anak dan Lansia

Pastikan Anda menjauhkan diri ketika sedang berlangsung proses fogging di lingkungan Anda. Apalagi jika di rumah ada anak-anak dan lansia, pastikan mereka berada di tempat yang jauh dari titik fogging. Fogging bisa menyebabkan gangguan pernapasan, sakit kepala, dan gangguan lainnya.

4. Bersihkan Sisa Fogging

Anda disarankan untuk mengelap cairan bekas fogging satu menit setelah fogging dilakukan. Pastikan lingkungan yang sudah di-fogging kembali seperti semula. Jika bekas cairan desinfektan tidak dikeringkan, dikhawatirkan bisa tersentuh dan tertelan.

Penyemprotan Desinfektan sebagai Upaya Pencegahan yang Efektif

Beberapa wilayah di Indonesia telah melakukan tindakan fogging. Fogging disinfektan ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19. Namun, muncul pertanyaan apakah fogging memang efektif untuk mencegah virus ini menyebar dan menginfeksi banyak orang?

Pada dasarnya fogging merupakan tindakan preventif. Fogging tidak akan bisa menyembuhkan orang yang memang sudah terinfeksi. Artinya, fogging tidak akan bisa mengurangi angka pasien yang sudah terinfeksi oleh COVID-19. Namun, fogging bisa berperan menurunkan jumlah pasien baru yang terinfeksi.

Semua pihak berusaha semaksimal mungkin demi mencegah wabah COVID-19 menjadi semakin buruk. Fogging virus dilakukan sebagai upaya untuk menghentikan penyebaran virus ini. Tapi tetap saja Anda harus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti mencuci tangan secara rutin serta tetap melakukan social distancing.

Kami Menyediana Jasa Fogging virus dengan harga yang bersahabat dan juga prosedur keselamatan bagi pengguna jasa kami

Yuk share !